AMELIA HALAWATI
Pengertian
Matriks
Matriks
adalah susunan bilangan real (kompleks) berbentuk empat persegi panjang yang
dibatasi oleh tanda kurung.
Secara umum
sebuah susunan bilangan yang disebutkan di atas biasanya tersusun atas baris
atau m dan kolom. Kemudian ada pula yang dinamakan ordo.
Ordo adalah
ukuran suatu matriks yang ditunjukkan oleh jumlah baris dan kolomnya.
Ordo = m x n
Istilah-istilah
:
Lambang
matrik digunakan huruf besar, A, B, C
Elemen matrik
digunakan lambang huruf kecil, a. b , c …
Bagian
mendatar disebut baris
Bagian tegak
disebut kolom Indeks-I menyatkan baris,
indeks-j
menyatakan kolom Jumlah baris=m, jumlah kolom=n
Ukuran
matrik disebut ordoMatrik dengan jumlah baris=m, jumlah kolom=n diebut dengan
ukuran (mxn) atau matrik berordo (mxn).
Jenis Matriks :
1. Baris, hanya mempunyai satu baris. Ordonya yakni 1×n dengan jumlah kolom sebanyak n.
2.
Kolom, hanya mempunyai satu kolom.Ordonya yakni m×1 dengan jumlah baris sebanyak m.
3. Matriks Persegi adalah matriks yang memiliki banyak baris dan kolom yang sama. Secara umum matriks persegi berordo m x m dapat dinotasikan sebagai A = [aij]m×m
4. Segitiga, matriks persegi dengan elemen di bawah atas atau di atas diagonal bernilai 0.
* Matriks segitiga atas
Matriks segitiga atas merupakan matriks yang semua elemen dibawah diagonal utamanya adalah bilangan 0.

Matriks segitiga bawah merupakan matriks yang semua elemen diatas diagonal utamanya adalah bilangan 0.

bagiannya kecuali diagonal. Contoh:
6. Matriks Nol, seluruh elemennya 0.. Matriks nol dinotasikan dengan O.
7. Matriks diagonal, adalah matriks dimana semua elemen diluar diagonal
utamanya adalah 0 dan minimal ada satu elemen pada diagonal utamanya bukan 0.
Contoh A :
8. Matriks skalar adalah matriks diagonal dimana elemen pada diagonal utamanya bernilai sama tetapi bukan satu atau nol.
9.
Matriks Baris adalah matriks yang
terdiri dari suatu baris
Contoh : A = ( 1 3 4 9 )
10. Matriks Kolom adalah matriks yang terdiri dari satu kolom.
11. Matriks mendatar adalah matriks yang banyaknya baris kurang dari banyaknya
kolom.
12. Matriks Tegak adalah matriks yang banyaknya baris lebih dari banyaknya kolom.
13. Matriks Skew Simetris adalah matriks persegi yang apabila ditransposkan
akan sama dengan negatif dari matriks semula.
14. Tranpose
Tranpose artinya perpindahan. Dalam materi ini,
yang disebut transpose adalah memindahkan baris dengan kolomnya.
Berarti, jika ordo 4 x 3 berarti menjadi 3 x 4.
Lambang tranpose adalah huruf t di bagian atas nama matriksnya. Matriks A
transpose, misalnya dilambangkan dengan At.
Contoh:
![]() |
maka matriks transposenya (At) adalah
15. Matriks Simetris
Matriks kotak A disebut simetris jika A = AT
Contoh matriks simetris
Operasi Aritmatik Matriks
1.
Penjumlahan Dua Buah Matriks
Dua buah matriks dapat dijumlahkan asalkan memiliki ukuran yang sama. Hasil
penjumlahan dua buah matriks menghasilkan sebuah matriks baru yang berukuran
sama dengan matriks yang dikalikan.
Operasi penjumlahan dan pengurangan dalam matriks sama, hanya perlu mengganti operator + dengan operator -.
2.
Perkalian Dua
Buah Matriks
Perkalian pada matriks barangkali sedikit lebih rumit dibandingkan dengan
penjumlahan. Dua buah matriks dapat dikalikan jika jumlah kolom matriks pertama
sama dengan jumlah baris matriks kedua.
3.
Perkalian Matriks Dengan Skalar
Perkalian matriks dengan skalar artinya mengalikan setiap elemen pada matriks
dengan nilai skalar yang kita tentukan.
Contoh Perkalian Matriks Dengan Skalar:
Misalkan k adalah sebuah skalar.
4. .Penjumlahan Matriks
Matriks
dengan jumlah baris 3 dan kolom 4 hanya bisa dijumlahkan dengan matriks dengan
jumlah baris 3 dan kolom 4. Matriks dengan jumlah baris 3 dan kolom 4 tidak
bisa dijumlahkan dengan matriks dengan jumlah baris 4 dan kolom 3.
Kesimpulannya, jumlah baris dan kolom antar dua matriks yang akan dijumlahkan
harus sama.
.
5.Pengurangan Matriks
Seperti
halnya operasi hitung penjumlahan matriks, syarat agar dapat mengurangkan
elemen-elemen antar matriks adalah matriks harus memiliki nilai ordo yang sama.




Komentar
Posting Komentar